Pembangunan Rumah Bibit

Dalam tiga tahun terakhir, permintaan bibit pohon Kopi Tuni mengalami lonjakan derastis. Hingga tahun 2022 total terdistribusi 26.000 bibit ke berbagai Desa binaan Yayasan Kopi Maluku.

Awalnya hanya budidaya sederhana di pekarangan rumah Sdr. Tito Elwuar di Desa Waisamu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Seiring waktu berjalan, kami merasa sangat rugi dan kewalahan pada sektor transportasi dalam pemrosesan distribusi bibit. Hingga terlintas ide untuk membangun rumah persemaian di tiap titik strategis untuk menjangkau seluruh Desa dan petani yang terlibat kerjasama di sektor perkebunan.

Hal ini menjadi nyata di beberapa Desa pada tahun 2022, salah satunya di Desa Kaloa, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Dibawah inisiasi Pejabat Desa Bapak Buce, Sekretaris Desa Bapak Anis Amanukuany dan tentunya warga Desa Kaloa yang antusias menerima Program Revitalisasi Kopi Maluku, bersama tim logistik organisasi Kopi Maluku, Rumah Bibit Alahari berhasil dibagun dengan peralatan dan bahan seadanya.

Proses pembuatan dimulai dari analisis lokasi, jarak tempuh, perwaktuan, alat dan bahan, penggalangan dana hingga eksekusi pembangunan.

Dengan luas lahan 10 x 20 m2 milik Desa Kaloa, bangunan sederhana ini berdiri dengan konstruksi kayu kwalitas terbaik, dinding dan ata paranet, sirtu pasir dan batu kerikil untuk lantai hingga pagar anti sapi, babi maupun binatang liar lainnya (mengingat lokasi Desa Kaloa masih sangat alami dan dikelilingi hutan Manusela)

Bangunan ini sendiri berkapasitas 5000 bibit pohon yang kedepannya akan dimanfaatkan sebagai pusat persemaian dimana hasil dari pembibitan ini akan dibagi lagi kepada warga Desa Kaloa itu sendiri.

Masih banyak lagi Rumah Bibit yang akan dibangun oleh tim khusus Organisasi Kopi Maluku untuk menjawab tantangan logistik di Maluku yang pada dasarnya adalah daerah Kepulauan.